Friday, November 23, 2012

YANG PALING PENTING DALAM FOTO MODEL...

Akhirnya semester ini aku dapet juga mata kuliah Foto Model I. Walaupun baru dasar-dasarnya aja, tapi uda bikin otak puyeng. Ternyata foto model nggak segampang yang aku bayangkan. Tinggal jeprat-jepret sesuai konsep, uda deh jadi. Memang sih, kita tinggal mengarahkan model sesuai angle yang kita inginkan. Namun bagaimanapun juga ada beberapa hal yang kudu kita perhatiin.

Sebelumnya, apa sih yang terlintas di pikiranmu dalam foto model? Wanita cantik nan seksi yang biasa disebut dengan model? Foto bokeh? Pose?
Padahal, model itu tidak selamanya berwujud cewek cantik atau cowok ganteng lho. Tidak ada manusia yang sempurna kan, tentunya objek yang kita foto tidak selamanya menarik dan sempurna.  Justru, seorang fotografer foto model dituntut memotret seseorang agar tampak sempurna di foto. Yang wajahnya tembem, bisa dibikin keliatan tirus. Yang matanya menonjol bisa dibikin agak normal.

Jadi, apa hal yang paling penting dalam foto model? Sebenarnya yang harus kita utamakan adalah

 komunikasi.

 Ya, tanpa komunikasi yang bagus, model seprofesional apapun yang kita foto belum tentu menghasilkan pose yang sempurna untuk kita. Bila perlu kita menjadi personal yang super cerewet, SKSD (Sok Kenal Sok Dekat) juga modal yang diperlukan lho.

Kalau kemampuan komunikasi kita baik, tentunya siapapun yang bekerja dengan kita akan merasa nyaman. Termasuk juga dengan model. Itulah sebabnya saat pertama bertemu model, kita bukannya langsung suruh dia berpose, tanpa tahu bagaimana moodnya dia waktu itu. Berkenalan merupakan pintu menuju komunikasi yang baik dengan seseorang.

Setelah mengetahui nama dan sedikit latar belakang si model, kita dapat mempelajari karakter wajahnya juga. Untuk pose awal kita dapat mengatur model untuk berdiri tegak saja di depan kamera. Kemudian mencoba pose 3/4 alias agak serong ke samping. Mungkin dengan menaruh tangan di pinggang agar membuat dia lebih nyaman. Dengan begitu kita dapat mengetahui angel seperti apa yang cocok untuk model tanpa memelototi dia dari ujung kaki sampai ujung rambut (jelas siapapun bakal ilfil kalo diliatin kaya gitu).

Selain mengetahui karakter si model kita juga setidaknya bisa belajar menghargai orang lain. Kalau si model berpose yang tidak sesuai dengan keinginan kita, jangan sekali-kali mengatakan "Salah" padanya. Hal itu akan menghilangkan mood baik si model dan justru menjadi awal kegagalan foto shoot kita. Mungkin bisa mencoba kalimat sepert ini "udah bagus, coba agak miring sedikit, dagunya agak ke atas" atau arahkan ke gaya yang lain tanpa harus memberikan komentar negatif pada si model.

Kadang-kadang saya juga merhatiin fotografer lain, menyuruh modelnya untuk melakukan hal-hal yang tidak manusiawi. Misalnya mengarahkan model untuk duduk di atas batu karang (menurut aku kayanya menyiksa banget duduk di sana, apalagi si model pake gaun tipis). Emang nggak salah juga, selama modelnya nggak protes. Walaupun ini namanya foto model bukan berarti kita lupa kalau kita sedang bekerja dengan manusia. Jika kita memang menginginkan model bergaya sesuai dengan konsep yang kita inginkan, ada baiknya kita sendiri yang mencoba dulu pose dan posisi tersebut. Kalau untuk kita aja ga nyaman, apalagi si model.

Nah, itu semua dasar-dasar penting dalam foto model di luar hal-hal teknis. Selebihnya adalah mencoba dan mencoba. Dari pengalaman kita dapat menemukan hal yang baru lainnya dan tentunya menjadikan kita lebih baik lagi.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menengok blog ini :) Berilah komentar tanpa SPAM, berbau SARA, dan pastinya sesuai dengan isi blog ini. Komentar yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut dengan sangat terpaksa saya hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...